In competition KenapaMilihZenius

Untung Ada Zenius!

Berawal dari suatu percakapan di kelas, sesudah pembagian nilai ulangan Kimia.

Kertas yang ku pegang memiliki angka "70" dengan tinta merah tercoreng tegas di bagian atas. Mencoba menutupi nilai itu, aku menoleh ke teman sebangku, seorang keturunan Yunani yang juga sedang menatap kertas ujiannya dengan seksama.

Bedanya, dia tidak terlihat malu sepertiku. Nilai yang terpampang di sana tidak ditutupi, melainkan seolah mengumumkan dengan jelas, angka "97" tercoreng tegas.

"Hebat banget!" seru ku, mengagumi. Sekaligus iri. Ulangan itu cukup sulit, menurut ku, dapat 70 saja adalah suatu keajaiban. Namun tampaknya teman ku ini tidak berpikir demikian.

"Sayang banget, padahal gue bisa 100," gumamnya. "Salah dikit doang,"

Wah, benar-benar tidak bersyukur orang ini.

"Ajarin gue dong!" cetus ku, pasrah. "Lo belajar mulu ya? Pinter banget gila,"

Ia tidak menjawab, dengan misterius disunggingkannya sebuah senyum. "Nggak kok. Guru gue aja yang keren,"

"Guru lo?" tanya ku, bingung. Guru kimia kami jarang masuk kelas dan tidak begitu pandai mengajar, menurut kami semua. Namun soal ulangannya selalu menyeramkan. Makanya banyak dari kami yang mengikuti les atau tambahan di luar sekolah, untuk mengejar ketertinggalan.

"Bukan guru sekolah. Guru les!"

"Loh, gue baru tau lo ikut les. Di mana?"

"Zenius,"

"Hah?" raut muka ku berubah bingung. Apa itu? Terdengar asing, sepertinya bukan di dalam kota. "Jauh ya?"

Ia tertawa. "Justru deket banget, di mana aja bisa!" 

Aku makin bingung. 

"Zenius itu bimbel online. Belajarnya lewat video, ada guru yang jelasin, ada soal dan pembahasan juga. Bukan promosi ya, tapi itu lengkap banget! Gue cuma nonton sekali langsung ngerti, yang biasanya di kelas dijelasin berkali-kali gak pernah mudeng,"

"Oh," tanggap ku. "Bayar?"

"Iya. Gue langganan setahun, lumayan sampe SBMPTN,"

"Apa tadi namanya, Zenius?"

"Iya, nih gue share linknya,"

Saat itu bulan September 2016. Pertama kali mengenal Zenius, dan tanpa berpikir panjang aku segera beli paket untuk satu tahun.


****

Halo, nama ku Elsha, lulusan tahun 2017. Memasuki kelas 12, pastinya semua siswa mulai memikirkan satu hal yang selalu menjadi momok, yaitu perkuliahan.

Aku berasal dari sebuah SMA swasta di Bogor. Berlatar belakang itu, mungkin orang berpendapat akan sulit untuk masuk ke PTN, apalagi lewat jalur undangan. Banyak orang menganggap anak swasta akan sulit masuk PTN bagus karena kualitas SMA swasta 'dibawah' SMA negeri. Tapi, benarkah pendapat itu?

Untuk semua orang yang masih menganggap remeh SMA swasta. Hei, sadarlah, kalian tidak hidup di jaman batu lagi!

Dewasa ini, informasi sangat sulit didapat. Pengetahuan pun bisa dicari di mana saja, terutama di internet. Walaupun mungkin memang benar kualitas SMA swasta tidak sebagus SMA negeri, kami punya mimpi yang besar, kami bisa mencari ilmu dan belajar lewat banyak sarana, mungkin bukan lewat sekolah.

Salah satu cara ku untuk belajar adalah lewat media pembelajaran online bernama ZENIUS.

Memilih untuk belajar dengan ZENIUS adalah salah satu momen yang tidak akan ku lupakan.

Setelah membayar, aku punya akses penuh untuk semua video ZENIUS. Tidak sabar, aku membuka sekilas sub-bab yang ada di situ, khususnya di bagian Saintek SBMPTN. Karena ingin masuk jurusan Teknik, aku memfokuskan pada pelajaran Fisika, yang menjadi subjek pertama yang aku pelajari dengan ZENIUS.

"Pertemuan" pertama ku dengan tutor Fisika bernama Kak Sabda, secara singkat, mengubah hidup.

Ia mengajarkan ku hal-hal tentang Fisika yang tidak pernah ku sadari sebelumnya, yang membuat ku ketagihan untuk terus membuka video. Salah satu yang membuat ZENIUS spesial adalah, mereka mengajarkan konsep, bukan hapalan. Aku merasakan sendiri banyak perbedaan dalam belajar "menghapal" dan "memahami". Di sekolah, guru lebih menekankan pada menghapal, membuat siswa menjadi mesin penghapal dan tidak dapat berkembang. ZENIUS mengubah pola pikir ku tentang belajar, akhirnya membuat ku hobi mengulik soal-soal Fisika.

Satu pelajaran yang menjadi momok bagi ku adalah Biologi. Menghapal memang tidak pernah menjadi kesukaan ku, maka belajar Biologi menjadi beban berat. Tapi lagi-lagi, ZENIUS melakukan satu hal yang mustahil : membuatku memahami Biologi. Ya, Biologi bisa dipahami tanpa hapalan sama sekali! Logikanya, dengan memahami, sendirinya kamu akan hapal. Penjelasan dari tutor-tutor Biologi di ZENIUS tidak dapat di temukan di tempat les manapun, aku merasa sangat cocok belajar dari mereka, sang pahlawan yang berhasil membuatku mau belajar Biologi. Kalau tahu begitu, dari dulu aku memakai ZENIUS!


****

Orang tua tidak tahu aku membeli voucher ZENIUS karena memang aku khusus menabung demi membelinya. Mereka pikir, aku sama sekali tidak ada persiapan tambahan untuk SBMPTN 2017 selain dari pelajaran sekolah, maka aku didaftarkan ke sebuah tempat bimbel. Karena sudah dibayarkan, mau tak mau aku pun mengikuti bimbel intensif, aku juga penasaran dengan perbedaan antara ajaran guru bimbel dan tentor ZENIUS. Rangkaian pembelajaran bimbel pun aku ikuti.

Dan benar saja, untung aku mengenal ZENIUS lebih dulu! Karena sangat disayangkan, cara guru bimbel mengajar sangat mirip dengan cara guru di sekolah ku mengajar.

ZENIUS adalah satu-satunya yang bisa membuat belajar menjadi menyenangkan.

Cara ku mempersiapkan SBMPTN adalah, aku mengambil soal-soal dari bimbel yang cukup banyak, lalu membawanya pulang untuk ditekuni bersama ZENIUS. Ternyata soalnya hanya berbeda sedikit dari soal ZENIUS, namun ada juga yang butuh diulik lebih lanjut. Semua aku coba babat habis bermodal konsep dari ZENIUS. Jujur, aku tidak tahu tentang "cara singkat" atau "rumus cepat" yang diajarkan bimbel, walaupun banyak teman-teman ku yang lebih menguasai rumus cepat itu. Terutama dalam mengerjakan Fisika dan Matematika, aku benar-benar menghubungkan semua hal ke konsep dasarnya, sehingga bisa mengetahui permasalahan dengan mudah. Jika soal diubah-ubah, aku akan bisa mengerjakannya, karena pemahaman konsep yang ditekankan oleh ZENIUS.

Salah satu hal yang aku rekomendasikan ditonton adalah ZENIUS LEARNING, dibawa oleh Kak Sabda yang terkenal. Di sana aku disadarkan akan tujuan ku melanjutkan jenjang ke perguruan tinggi untuk apa, diajarkan cara memanajemen waktu dengan baik, juga serangkaian motivasi lainnya. Saat jenuh dengan video pelajaran, aku menyempatkan membuka ZENIUS Learning, sang mood booster yang cukup ampuh.

Mungkin tulisan ku terkesan melebih-lebihkan, namun memang aku sudah sejatuh cinta itu terhadap ZENIUS. Beberapa bulan sebelum SBMPTN 2017, aku menekuni video-videonya pada malam hari sepulang bimbel. Rasa lelah, ngantuk, bosan karena pulang sekolah langsung bimbel sampai pukul 8 malam tidak terasa. Tiba-tiba saja waktu sudah pukul 12 dini hari, mata ku terasa sangat berat, dan kertas penuh dengan catatan-catatan penting dari video. Ingin melanjutkan tapi mata sudah tidak kuat, dan besok harus sekolah. Zenius, apa yang sudah kau lakukan?

Malam-malam berduaan dengan ZENIUS pun berakhir, hari SBMPTN tiba. Aku menjalaninya dengan baik, tidak panik atau takut, dengan percaya diri aku mengisi soal-soal. Apa gunanya kita resah, toh sudah mencoba yang terbaik. Keluar ruangan, senyum lega terulas di wajah ku. Akhirnya, perjuangan berbulan-bulan, selesai sudah.

Pada akhirnya, aku tidak mendapat universitas pilihan pertama. Aku diterima di pilihan kedua, universitas jaket kuning, dengan jurusan yang aku idamkan. Satu-satunya yang kurasakan adalah, bersyukur. Bersyukur nilai kimia ku jelek waktu itu, yang membawa ku pada pertemuan historis dengan ZENIUS. Bersyukur aku punya uang tabungan yang cukup untuk membeli voucher ZENIUS. Beryukur aku punya orang tua yang mensupport ku dengan mendaftarkan ku di bimbel.

Terima kasih, ZENIUS, dan semua tentor yang telah ikut serta, biarlah ZENIUS menjadi tempat bimbel online nomor satu sepanjang masa.

Sekian tulisan ku, satu dari sekian banyak siswa yang merasa sangat bersyukur bisa mengenal ZENIUS.







Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In kuliah my journal

Orang Tua dan PTN: Perjuangan Masuk Kuliah



Halooo. Gw mau ngomongin tentang 'parents', sebenernya ini topik masih berhubungan sama topik mau masuk kuliah, karena parents punya andil yg gede bgt dalam menyukseskan anaknya masuk perguruan tinggi.

Jadi..... gw tuh bisa dibilang anaknya nurut. "Daftar STAN!" kata bokap, hayu ajah. "Daftar PPKB!" kata nyokap, kuy ajah. "Daftar simak inter!" kata mereka, ho oh ajah. 

Sejujurnya awalnya gw gak ada kepikiran buat daftar itu semua. Di pikiran gw cuma coba SNMPTN dan SBMPTN, gak mikirin cadangan kalo gak keterima gimana. Iya anaknya emang suka resiko, suka bikin keputusan mendadak, gak suka perencanaan mateng. Hal yang bodoh sih karena nanti deket2 hari H bakal panik sendiri. One of my traits that I sincerely hate but couldn't seem to erase😩

Sewaktu gw mau daftar itu semua, di halaman web tata cara daftar, tertulislah biaya-biaya yang harus dibayar untuk pendaftaran. Dan ternyata itu gak sedikit, gile ya buat daftar aja sampe sejuta lebih. Ini gw rinciin kemana aja gw udah daftar beserta biayanya.

  1. STAN : 200.000
  2. PPKB : 700.000
  3. SBMPTN : 250.000
  4. SIMAK UI paralel : 400.000
  5. SIMAK UI internasional : 1.200.000 + tes TOEFL : 100.000
Kalo ditotal biayanya sekitar 3jutaan.

Nah itu baru daftar dan tes doang, belum tentu juga keterima. Jalur PPKB gw gak dapet, jadi sia2 sudah uang 700.000 yang ga sedikit itu. Tapi ya sudahlah ya namanya juga mencoba kan gak ada yang tau rejeki ada dimana. My parents juga gak protes soal biaya, waktu gw bilang "Tapikan ini mahal? Dan kemungkinan diterimanya kecil banget," Mereka cuma bales dengan "Ya gausah dipikirin, itu urusan mama papa."

Bersyukur banget sih punya parents yang sangat support segala sesuatu, yang excited nyari info buat anaknya kuliah, yang mau bareng-bareng mantengin laptop buat nentuin jurusan apa yang pas buat gw. Asal kalian tau, mereka selalu pengen banget gw ngambil IPC, walau katanya bagian IPS gak usah gw pelajarin dengan mengandalkan TKPA doang. Bokap gw ampe ngebet banget banget buat gw ngambil IPC, tapi selalu dan selalu gw tolak. Pertimbangan gw, gak bakal bisa tanpa gw belajar IPS juga, karena kan anak IPS jago TKPA plus menguasai Soshum juga. Jadi kansnya lebih kecil lagi. Mereka ngotot bilang kalo gw bakal bisa ngalahin anak IPS dengan nilai TKPA doang, tapi gw ga mau nganggep remeh. Akhirnya gak ada satupun jurusan IPS yang gw pilih. Gw yakin mereka kecewa, tapi tetep menghargai keputusan gw dan terus men-support pilihan gw. 

Mereka juga sangat suportif dalam urusan biaya. Seperti yang udah gw rincikan di atas, daftar-daftar sampai detik ini aja udah 3jt, dan ini belum termasuk ujian mandiri PTN yang bakal gw daftarkan setelah pengumuman SBMPTN (kalo amit2 gak keterima). 

Mungkin kalian yang ngelihat pilihan "Simak internasional" bakal mikir, wah kalo milih itu harus siap-siap biaya gede banget, pasti ortunya tajir! itu salah banget. My parents hanyalah pegawai biasa dengan gaji pas-pasan, tidak setinggi bos atau pengusaha. Beruntungnya nyokap gw itu sangat hemat orangnya, sampe dulu pas gw kecil ga dibeliin ini itu seperti anak lain dan gw sering ngambek. Katanya mending uangnya ditabung buat kuliah. Dulu gw benci banget kata "nabung buat kuliah" karena gw pikir kuliah tuh masih lama, toh gak ada salahnya ngabisin dikit. Maklum yah anak kecil😂 sekarang gw ngerasain imbas ke'pelit'an emak gw yang sangat sangat gw syukuri. 

Sebenernya gw juga merasa tidak enak karena membebankan biaya kuliah yang luar biasa ke my parents, terutama kalau nanti gw gagal di SBMPTN dan harus masuk jalur mandiri. Semua yang gw daftarkan punya uang masuk yang tidak sedikit, untuk UI paralel saja mencapai lebih dari 45jt untuk uang pangkal. Untuk UI internasional? Bisa 100jt hanya uang pangkal saja, dan nanti akan lebih besar waktu kuliah di luar negeri. Seandainya ikut jalur mandiri ITS juga uang pangkal 75jt harus sudah disiapkan. Di sini gw bukan mau menekankan kalau pilihan PTN gw mahal, tapi menekankan betapa parents sangat ingin lihat anaknya kuliah tinggi sampai rela mengeluarkan kocek yang wah bagi gw yang bukan berasal dari keluarga kaya ini. Betapa capeknya my parents pergi pagi pulang larut malam, desak-desakan di kereta Bogor-Jakarta supaya anaknya jadi orang sukses. Pengennya sih gw masuk SBMPTN aja (pilihan pertama kalo bisa hehehe) supaya gak perlu bayar sebanyak itu. Gak tega:""")

Jadi tak ada henti-hentinya gw bersyukur punya parents seperti mereka yang tiada duanya di dunia. Parents yang nganterin gw tes jauh ke Jakarta, rela nungguin berjam-jam sampe beres, gak nuntut gw untuk ngambil jurusan tertentu, mau bayar mahal demi gw kuliah, dan yang terpenting.... selalu mendoakan yang terbaik buat gw. Guys, apa pun yang bisa your parents kasih buat lo sekarang, yakinilah itu yang terbaik yang bisa mereka kasih. Menurut lo masih kurang, iya, karena lo bandingin dengan orang lain. Padahal kalo lo mau liat perjuangan your parents dikit aja lo bakal tau kalo itu didapat dengan susah. Semuanya demi lo bisa mewujudkan cita-cita.

Mah, Pah, doain anakmu ini sukses ya, entah di mana Elsha kuliah nanti. Elsha cuma mau banggain kalian dan bikin pengorbanan kalian gak sia-sia. Makasih udah mau membesarkan Elsha dengan sepenuh hati.


That's it for now!

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In

High School Is Over

Hi guys!
Setelah 14 tahun di RP, akhirnya ga harus ke sana lagi sekarang:")




seneng sih tapi a part of me will always miss RP.
Sekarang udah beres UN tapi 18 hari lagi menuju SBMPTN. Jadi gw nyoba daftar SBMPTN setelah kemaren gagal di SNMPTN (tapi emg ga expect buat berhasil sih), lagi nunggu pengumuman PPKB ke paralel UI yg diumumin minggu depan. Lagi-lagi gak berharap banyak, makanya ini lagi keras-kerasnya belajar buat SBM, tapi kadang suka kekurangan motivasi.

Gw mau banget banget banget masuk FTI ITB. Kayak yg lain tuh ga mau sama sekali, cuma mau teknik industri itb. Tapi tau kan masuk ke situ susahnya kayak apa dengan passing grade >60%. Stress juga mikirin kalo gw ga keterima disana.((( pengen banget ya Tuhan. Cadangannya juga blm tau mau pilihan kedua dimana. Belom daftar SBMPTN nih. Doain aja deh yg terbaik, gw bener-bener buta sama masa depan soalnya:"(

Soal belajar SBMPTN gw kan les di inten. Tiap hari jam 7 sampe jm 3 sore les, cuma menurut gw itu aja kurang produktif deh. Gw masih belum ngerasa bisa ngerjain soal. Soal inten aja gw udah give up gmn soal dari fempat lain, gimana soal SBMPTN nanti. Makanya gw mulai belajar bangetbanget sampe malem, rencananya mulai hari ini mau belajar Zenius sampe habis terus habisin soal-soal di buku soal, karena masih blm kesentuh samsek. DUHH GMN MAU ITB COBA??!!

Ya udah guys segitu aja, gw lg stress bgt mikirin SBM duhh:"") doain plisplisplis. Supaya gw dapet ITB. Tobat dulu deh. Ga main hp kebanyakan lagi. Soalnya sering bgt procastinate ampe akhirnya ga nyelesaiin apa-apa. Dan gw masih lemah banget di mate ipa duh benci banget sama mate, tp mau gmn harus tetep diusahain.

Nanti next time gw nulis gw bakal udah diterima di ITB, liat aja.

HAHAHA SEE YOU!

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In my journal

Happy Christmas!



Hi guys! I'd like to wish you all a VERY MERRY CHRISTMAS! It's Dec 25th and no matter when you are reading this I'd let you know that it's christmas time🎅🏼 but BRUH i've just glanced at the clock and notice it was already over. But still tho. Anyway.

Reading my posts made me feel old.. I'm now a senior on my last year of high school and of school in general. Do you know the strange feeling of knowing that this same time on the next year you would already be on a entirely different condition? I'd already be a college freshman, no matter where I finally gone to, or maybe I'll have to wait a year (or more)? Only time will decide. And honestly, I'm freaking the hell out.

This year had been a strange one. I guess that's the word to describe it. I was losing and gaining friends, going through so much hard time at school, learning to adapt to new environments.. yet all of it made this year memorable. Idk what I'll write here next year probs around this time but I'm looking forward to it. 

Next time I'm writing hopefully I'll already be accepted at my dream university (OMG PLEASE LET THAT BE TRUE, GOD). And hopefully everything has already been resolved. The next 6 months I'm going to pass is gonna be very hectic, so I'm using this short holiday time to the fullest. Tomorrow I'll be flying to Medan for 2 weeks tho. Wish me luck!

Till' next time,

Elsha xx

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In my journal

2016 Resolutions

Omigod hi. Sorry for not updating in a long time even tho I've downloaded the blog app on my phone hoping it would remind me to update more often. Turns out it had no such effect. Doesn't matter tho because honestly nobody ever read this and even if they did that would probably be in a few years or so.

I know I always said this in my previous posts but I sincerely couldn't believe it's been 2016 already. I mean high school passed me by in no time at all suddenly I'm a freaking junior. Seems like yesterday I was just being oriented as a naive young freshman and a year from now I've got to leave this school? Thinking about the future and universities stuffs scares me, actually. 

For now I'm going to reminisce a few things before moving on to write my year's resolutions.. because I realized I haven't made one and better now before January ends and it'd be too late.

December 2015 there was this live in thingy when we had to live with the villager for 5 days. It was better than expected and was actually fun if only not for my burnt skin. Bruh I was A LOT darker now😒 thanks to wandering around in direct sunlight all the time there. 

I spent new years eve on our hotel room. So we were having a Djava Tour with my family and we literally didn't do anything to celebrate new year. Not even watching fireworks or going anywhere. We stayed at our comfy big hotel room, enjoying room service, the superfast wifi, and cabel TV since we don't own one lol. My family could be very udik at times.

But the tour was fun, I didn't get sick on the road surprisingly, and we bought lots of stuffs (yay). So that's that.

I feel like this year had went off to a great start with having my beyond expectation rapport and for once I was actually happy. Let's take a look at the resolutions then, shall we?

1. I'll be able to drive cars by the end of the year! This is my main goal and the list would be as good as failed if this goal couldn't be achieved.

2. Have my own KTP.

3. Increasing my rapport, meaning it doesn't have to be perfect, it just have to be increased. Even for a little.

4. Finally making up my mind about universities and apply to as many as I wanted. 

5. Lose weight! Omg yes. About time I'm using the gym membership to the fullest.

6. Finish a story. It's been too long and my wattpad story had actually been abandoned for years. Such a waste of 4K readers (back then).

7. Lulus ngawan! Lol it's not like I could fail or anything but still I want to take this seriously.

8. Make my own money. I'll be happy even for only 1000 rupiah if I earned it by hard work.

9. Continue studying German. FOR GODSSAKE ELSHA STOP PROCASTINATING.

10. Take chances!!!!!

11. Save money to buy presents bcs lots of people turn 17 this year.

I think that's about it for now. Tenkyu for simply being there💕

PS: here's a photo of the birthday boy who just turned 20 today. I know he got this a LOT but still, happy birthday!


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In poems

I'd Have You


Good afternoon! First post in 2016 yayyy. So I'm going to post a poem that I found a few weeks ago, someone shared in on LINE and I thought it was really beautiful I even read it for God knows how many times. Credits to this brilliant official account called "Phospenous" who is now my daily obessesion!❤️

I'd Have You

I'd have you
at 8 in the morning
with your wind-swept hair,
and drenched cardigan,
wet from the rain outside.

I'd have you with your tired eyes
and raspy voice,
on school afternoons-
your red nose
and feverish skin.

I'd have you
and your loud lough
the one you hate so much,
the one I'd beg to hear.

I'd have you
when we were 21
and you find somebody new.
Someone brighter and stronger
than I-
could ever be for you.

I'd have you
when we're 25
and tears have flooded
your beautiful face
as you stand in my front porch
asking me
to be the one who stays.

I'd have you
when you're 30
and you find your dream
in a suitcase
6,700 miles away
as I wait for you in Manila,
writing letters
I would never send,
knowing you deserve better
than my flat words
on pen and paper.

I'd have you
when we're 41
when you pout away
all my defences
so you can fall asleep
to the mediocre poems
I wrote about you
when we were 17
and scared to take the fall.

I'd have you
when we're 59
and you can't stop fretting
about the silver in your hair
or the creases on your forehead.
I will tell you you're perfect-
still,
every single day,
until you forget
about the insignificance
the years
have made on your body
when your soul
has kept mine alive.

I'd have you
when we're 70
and dance with you
in a thunderstorm
with my two left feet,
even if our neighbors tell us
that we're 50 years too late.

I'd have you
when we're 80,
laughing, 
about magic and miracles
and making it this far.

I'd have you
when we're 87
and you smile at me
on your hospital bed
but cannot remember my name.

I'd have you
every day,
and every night,
for as long my heart will let me.

But for now I have to wake up
because we're 17 again,
and I was dreaming
when you jumped off the cliff
with my hand in yours.
And you are looking at me
with your eager eyes
in the middle of the cafeteria
where you have given your heart
to someone else,
as reality dawns in
like an avalance on Christmas day,
that I can never really have you
the way you will always have me.

"I'd Have You" - Ennamoured

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In my journal

Identity Crisis

Hi! It's supposed to be Halloween today but since our country didn't celebrate it so I guess it's just like any normal day. I am now writing this post to.. I don't know, help myself solve my own problems? Relieve the burden in myself? Whatever.

It had been my 16th birthday on October 9th.. And I must say that it was one of the best birthday I've ever celebrate. Early morning before school my family surprised me with a cake, then at school I got another surprise from moi freunden. The most important thing is that I was surrounded by people whom I loved and cared, people who mattered in my life actually remembered my birthday and celebrated it with me. I had three small celebration the first is at Lemongrass with my family, the second having pizza at home with my friends from church, and last dinner at Tier Sierra with schoolmates. I can't tell how grateful I am to have such people in my life and if they read this then know that I'm so thankful to have you in my existence.

Moving on..

I found myself in a major dilemma right now because I still don't know what I'll do in the future. I have no freaking idea about what I wanted to be, what major I'm going to take, and so on. My supposedly dream of studying in Germany had crushed 50% because I failed GI.. Such a shame I know, and my parents were blaming me for giving up. They say I'm too weak and so easy to surrender, that I'm such a pathetic child.. which is true in a way. I don't want to be weak. They were giving me lectures about how I'm such a disappoinment in our car before going to school, which resulting in me crying at school. I know right: I'm such a loser.

I saw people around me, people my age, who already have their shits together in envy. How come they could get their success at such a young age and have their life together already? People who already got accepted in their dream university, who already got scholarship, who have so many awards and stuffs.. Then I realize that I've been doing my teenage year wrong. I didn't do anything to have something that me and my parents could be proud of. I know there's a lot of chances I'm not taking, lots of things I should've done, and I regretted that. So from now on I promise, not only here but also for real, that I will take chances on whatever things life threw at me. I mean you only have one life better be sorry for risks I've taken than regretting not taking that in the first place.

As for my grade 11 score.. It was on fire. Literally. Not in a good way. I got C- for all of my Math exams, C for my Biology exam, and another C for physics. Nevermind chemistry, even thinking about how I failed that test made me wanna throw up. My scores are shit and if I couldn't keep it up now, then good bye forever for chances of going to Germany. That was my main goal and I already wasted half of my time not doing anything that will boost my chances. Dear God give me some motivations and help me through the rest of my high school life.. For I believe that if I put you in every things I did it would leave good results. I can't fix the mistakes I've made in the past but there's always the future.. which I can fix for the better.

OKAYYY that's it my pathetic piece of a post! Now I'm going to take a bath and go see my brother's little concert, then I'm thinking of applying to celfit since LOOK AT MY THIGHS ITS VERY FLABBY, AND DONT LET ME STARTED ON MY ARMS. I hope you're having much better condition than mine and if we're on the same page then know that I'M HERE FOR YOU BROS! WE'LL PROVE EM HOW STRONG WE ACTUALLY ARE! Yay thanks for reading and have a nice day!

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In

Dawn

it's 5 am and
i haven't catch any wink of sleep at all.
and i don't know why i'm writing this blog post
probably as another excuse to not sleep?
even though the bags under my eyes beg for a rest
i'm sorry i'm not good with words and i probably am trying too hard that it sounds pathetic
anyway
might as well use this chance to rant
it's friday and the holiday is coming to an end
i can't say i miss school tho
i mean this summer had been great
one of the best holiday, even.
why, you ask?
for one, my crush start texting with me for the first time since ive been crushing on him since roughly the beginning of 10th grade
yes you read that right
and i'm just beyond words (ok thats slightly overrated) because i usually stare at his profile wondering things and making up scenarios in my head
i mean this things didn't happen in real life right
i would be glad to tell you more but im actually worried he will read this so yeah

my stomach just grumbled
and i want my early snacks
but looking at my tummy, and flabby arms, and thick as fuck thighs?????
im amazed they didn't start screaming whale on the loose at me
seriously
thru summer seems like the only thing i do beside sleep is eat. and holding my phone for unknown reason. i never do productive things honestly and the calories from the foods i consume start building up on certain unwanted parts of my body
i mean cant u just stay on my boobs dear fat at least then ill be happy

moving on
i'm actually nervous about this new class thing
bcs honestly? i dont know if i could easily adapt to new surroundings
in high school i saw that friendships grew stronger and couldnt easily be broken like before
and these people have been closer to each other bfore, i dont think i can just get between them and try to be friends???
or maybe i can
screw me im such a socially awkward person at times
btw seeing these people posting pretty pica of themselves at instagram wearing loads of make up with hair on point and all
such a blow to my already non existent self esteem
brb crying in the corner

anyway
why is this post so depressing
blame my lack of sleep
and my crush who once again broke my heart
just like everybody did

gotta go
catch u later!

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In

Just Want To Get This Off My Chest

Good mornite folks.

It's school holiday and I'm staying up all night because I just couldn't sleep and thought that maybe if I rant it here I'll be able to catch some.

WARNING: gapenting, terlalu lebay tp ini emg yang gue rasain. so back off if you're only going to judge.

Today had been a really bad day for me. It started out quite well, me waking up at 6 realizing I don't have to do anything today so I watched some movies. Then at 3 PM I had a music practice (kinda?) in my church and everything went not so well, but better than before in my opinion.

Overall it's been so-so and nothing had neither wreck my mood nor boosted it.

Until I got home, that is.

I went to play my laptop in my parent's room, my sister was laying on the bed but not sleeping. I told her to go to sleep yet she refused and started trashing around in the bed, so I paid no attention to her and put on my headphones. The game's started and I found myself quite engrossed in the game that I don't notice my surroundings.

Maybe it was for the excessively loud volume that I couldn't really catch my father's shouts.

I mean it was a faint sound at first, then I started to notice that it had nothing to do with my game. So I took off my headphone.

Turns out my father was calling my name loudly, very loud if I might say that it must have been noticed by our neighbours, he was ordering me to unlock the front door so he could get inside. I don't know about you but my whole family is Batak so I'm really used to loud calls and loud voices in general. But at that time it was much louder than usual, and I guessed it was because he was angry so the shouting sounded harsher.

Nervously, because I realized I had made a mistake, I answered his call and went outside. Briefly wondering though, hadn't my sister been awake this whole time? Surely she must have heard that loud shouts. When I glanced at my sister and saw that she's looking at me, I knew that she had heard him calling but refused to answer, instead waiting for me to do it.

Immediately I searched for the keys, answering my father along the way. When he heard me he became angrier, asking where the heck I might be not answering his call, and that he had been waiting for a long time. I told him I couldn't hear him, in a nervous voice. Then to my surprise, in so much fury, he spat a cussing word to me.

You see, my parents had never said even a single swear words before, moreover saying it to their children. Especially my mother which is too patient, too loving, to ever curse her daughter like that. Imagine my surprise when my father did that directly to my face.

I often cursed. In fact I cursed so much that the cuss word became offense-less to me. So when, for example, my friends said (excuse the words) "anjing lu monyet tai babi, setan emang," in so much fury to me, I would shrug it off and probably threw more back. Or just laugh it off because for some strange reasons, I found angry people amusing. Only my friends though. And sometimes my mom. So I'd be this annoying kid who'd laugh when they're scolding or cussing me.

But when my father did that, I mean the cursing thing, I guess I'm just too shocked to feel any other emotions at the moment. I dazedly unlocked the front door before went to my room. There I could process everything and realized what he had just said.

Then I felt so much anger hitting me. Why is he saying that to his own daughter over something so simple such as his patience of waiting outside thinning? Why is he teaching bad words? Why can't he be a bit more patient? Why didn't my sister answered it earlier when she clearly heard it? How can my mom cope up with him for all this time? How can I?

I started to think of evil plans, about how I'm never going to acknowledge him anymore, about mean things that you shouldn't ever wished to happen to anyone. Especially your father.

I don't know, that was just a real blow for me I guess. Am I taking it too hard? Does it normally happen in other family? such a spoiled little brat, I know, but I think the hurt he inflicted upon me will stay through.

Damn it. I should pray more.

Catch you later, hopefully in a better mood.



Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In my journal

Catching Up!

Heeyyyy to whoever you are reading my blog right now! What's up?

Since the last time I posted, udah banyak banget yg terjadi and I'm trying to make you catch up on all of the extraordinary things happening to me right now.

I'm a high school student now! *cue cheering sound*

No big surprise, rp lagi. Gue kaya ga bosen-bosen di RP dari TK, I mean it's been what 12 years already? Tiap hari selama 12x365 hari tujuan gue tiap pagi cuma RP. Ga pernah dapet suasana baru, ga pernah dapet asiknya kenalan sama kelas yang orangnya bener-bener stranger semua, ga pernah ngerasain jajanan sekolah lain, pokoknya gue serba missed out deh.

Not that I regret masuk RP, actually. Karena banyak bgt pengalaman gue di sini dari pait-paitnya sampe manis banget. Gue tambah tua tiap tahun di situ. Temen-temen gue di situ walaupun udah banyak yang minggat. RP tuh kayak saksi bisu 14 tahun kehidupan gue.

Ea mulai lebay.

Di SMA kesan pertama gue adalah, gila gurunya keren-keren banget. Cara ngajar mereka udah beda 100% sama di SMP. Ada yang ngajar kaya ga peduli siswa, ada yang telaten bgt ngajarnya, ada yang gabut banget, ada yang nerangin jelas banget, banyak tipe deh. Dan yang gue sadar adalah sebenernya nilai lo itu bergantung banget sama guru lo. Kalo dia tipe guru yg bodo amat sama muridnya, good luck on that. Lo bener-bener harus bagusin nilai tugas/ulangan lo, krn performance gabakal diliat. Begitu juga dengan guru gabut.

MOPDB kemaren? Keren bgt. Gue masuk gugus X-9 yang ternyata gampang dapet temen baru di situ, jd gue lumayan comfortable sih. Eh tiba-tiba dipisah lagi sesuai jurusan. Tapi tetep deh kelas gue yg skrg, x mia 6, gaada tandingannya💕 pas MOPDB kita musti masuk jam 5.55. Ada yel-yel yg masih membekas bgt sampe skrg. Dan NAME TAGnya ya Tuhan-_- sebuah perjuangan bangeett. Belom tugas-tugasnya kaya bikin karangan berapa lembar, bikin tulisan brp lembar, dsb. Intinya unforgettable deh ga akan nyesel masuk RP okey;) promosi dikit.

Selanjutnya, gue participate di pensi 2014 Recis: EXPLOSION! Hari gini gatau exp? Jadi itu sebuah pensi yang ada lomba-lombanya juga. Puncak acaranya pas closing di bulan Januari yg ada guest stars nya. Acaranya hacep bgt deh! Awalnya bingung mau divisi apa, semua kaya menarik, tp setelah discuss sm temen2 akhirnya sepakat mau masuk dana. Dikira divisi selow yah ternyata engga, di sini malah tugasnya paling berat karena setoran beuh bisa 2x lipat divisi lain. Tapi selama dijalaninnya enjoy pasti ga kerasa susahnya kok! Banyak bgt pengalaman yang bisa diambil di divdan mulai dari door-to-door, jualan di gereja, jualan pas istirahat di sekolah, belajar nyari barang apa yang bakal laku dijual, jaga stand, dll. Belom lagi kadiv-wakadiv yg baikbaik bgt hehe kadang tegas, tp pasti tujuannya baik ya kan. Love you divdan exp💓


Bulan Maret kmrn tanggal 25 something magical happens.. Yes ON THE ROAD AGAIN TOUR! I was so excited to finally see them!!! Ga papa kelas cuma di belakang yang penting noton ya gak? Itu juga gara-gara sama nyokap. Pas itu kita baru caw dari bogor jam 3:"( telat bgt sedangkan orang lain udah disitu dari jam 10. Nyampe GBK jam 7 lah bayangin dan harus muter cari parkir dulu jadi baru masuk gedungnya jam setengah 8. Okey<\3 yang penting dapet chance liat my beloved LIAM PAYNE!  Thank God for my mother's phone yg bisa zoom jauh bgt sampe mereka keliatan haha. My Liam keeps on spinning his microphone in the air yea my love. Kecewa gaada zayn.. Tapi pas itu gue mikir kalo mungkin si zayn lelah. Mungkin dia blm kuat mau tour. Mungkin dia masih break down. Never once I thought he would QUIT one direction! The feels, man. Ceritanya gue baru beres nonton konser dan lagi bermacet ria di mobil sama nyokap, literally baru ngerasa happy udah nonton konser mereka when gue buka twitter jam 00.05 to find out.. Zayn has officially left 1D! Imagine rasanya baru seneng2 terus dapet kabar itu. Mungkin lo pikir gue lebay tapi gue beneran cry di situ karena... Idk man its just so sad especially knowing the reason:( whatever he chose I wish the best for him and won't ever forget our beloved Bradford Bad Boy<



Teruuuus yang gue dan nyokap cita-citain dr dulu terwujud: les di GI! Haha itu udah nyokap gue rencanain dari gue SD kelas 1 kali ya, dia suka bilang "Ka nanti pas SMA kamu les di goethe aja, di jakarta naik kereta, biar ga susah masuk kuliahnya," dan masuk situ ga gampang guys! Gilaa ngantri aja ampe 500an orang-_- cerita deh ya. Awalnya gue udah janji ama temen gue buat masuk yang kuartal 4 taun 2014. Pendaftarannya bulan Oktober kan. Nah temen gue si Khisa udah ngantri dari jam 4 pagi dong bayangin, sedangkan bokap gue baru dateng jam 10:") alhasil Khisa dapet nomer antrian 18. Bokap gue?

520.

Udah lah hopeless bgt mau dapet kelas Sabtu kan ya. Tapi perjuangan tidak berakhir di situ ea. Bulan Januari, nyokap gue semangat 45 berangkat dari Bogor jam setengah 5, nyampe sana jam 5. Dapet nomer 53. Lumayan lah yaa. Dan itu tetep ga kebagian hari sabtu, bayangin! Sisa hari Minggu. Jadi gue ampe sekarang ikut yang hari Minggu, ngorbaningereja coba, tapi nanti kalo udah level atas mau pindah Sabtu. Ga enak juga ga gereja berasa ada yg kurang gitu azek. Jd kadang2 gue bolos les demi hal yang seharusnya utama: gereja. Ya mau gimana lagi coba elsha juga bingung:((

Apa lagi yaa? Sekarang lagi libur UN kelas 12. Abis ini ga ada libur lagi guyz:((( tapi sekolah tinggal kurang dari 2 bulan lagi, harus mangadh! Harus bisa naikin nilai kemaren yang kaya tai banget. Mana tugas numpuk banget buat abis liburan. Abis ini mau kerkol nih tapi gara2 mager banget jd sempetin lah ya nulis apa kek di sini kebetulan lagi pengen nulis, drpd galau nungguin dia yg drtd cuma ngeread chat doang ga dibales?

*kemudian baper*

That's all.. I think? See you when I see you, fellas❤️

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In my journal

Holiday?

Now is the time for hooliiidaaay!



Nah forget it. Dulu sih gue dengan semangat 45 menanti liburan setelah Ujian Nasional, tapi kenyatannya gak seseru yang dibayangkan. Seru sih, gue bisa bangun siang dan tidur sepuasnya, main apa aja yang gue mau, lakuin hal-hal yang gabisa gue lakuin selama kelas 9 semester 2 yang sibuk total, dan banyak bangeeett waktu luang gue sekarang. Tapi namanya otak pelajar sih kalo dikasih libur minta sekolah, dikasih sekolah minta libur, jadi ya bisa dibilang gue kangen sekolah.

Ga juga sih.

Ya intinya gue kangen temen-temen, kangen kelas, bahkan kangen guru-guru absurd, kangen jam istirahat, kangen makanan kantin yang ga berubah-ubah dari gue TK, kangen semuanya selain pelajaran.

Di samping itu gue juga lagi deg-degan karena hari Sabtu tanggal 14 Juni besok bakal pengumuman NEM! Mampus aja. Mana kemaren pas UN bener-bener jeblok blokblokblok banget di matematika dan pasti IPA gue ga jauh dari angka 7. Itu dua pelajaran yang paling gue khawatirkan pokoknya. Cuma bisa berdoa aja deh supaya hasilnya gak seburuk TO terakhir, hu hu hu.

My activities throughout this past weeks had been mostly around relaxing, really. Paling ke gereja buat latian ini itu, tapi selain latian juga gue cuma main-main yang mengakibatkn dimarahin papa karena kegiatan gue ga produktif banget. Tapi kalo dipikir-pikir, masa SMA kan gue gabisa main-main kayak gini lagi, jadi mumpung ada waktu sekarang lebih baik digunain sebaik-baiknya, ya gak?

OOT dikit. Gue lagi pengen nyelesain baca manga Kaichou wa Maid-Sama huhu ga ngerti kenapa malah jadi sering bacain manga ya? Pokonya usui takumi<3 nbsp="" p="">

Itu dulu deh yaa maap gajelas. cya!


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In about me my journal

Update! Yay.

Hellaaaw my awesome fellas!! Udah 2 tahun berselang baru inget lagi sm blog yang udah terlantar ini. Dari terakhir gue nulis, banyak banget kejadian-kejadian yang wow bangets tapi gara-gara sibuk dan endingnya lupa sama sekali sama blog ini. Ya udah lah ya. Pengen update nih tapi bingung mau cerita apa, banyak banget soalnya:(

First. Gue udah kelas 9 sekarang, yey! Dan tahun ajaran ini udah mau beres, bentar lagi gue Ujian Sekolah terus Ujian Nasional. Sekarang juga gue lagi ngejalanin UTS tapi gue pengennulis aja deh hehe karena gue males belajar. Mm, kalo dipostingan gue yang New Class itu gue baru masuk kelas 8D dan gue bilang itu kelas garingringring banget. Ternyata salah. Itu kelas kece parah! Emang sih gank-gank itu masih ada, tapi seenggaknya ga separah kelas-kelas lainnya. Terus di kelas ini banyaak bgt kenangannya mulai dari pulang sekolah main pump it up di bojang setiap hari (termasuk uts) sampe endingnya banyak konflik hahaha tapi enjoyable banget deh! Lain kali gue ceritain kali ya. Gatau juga sih liat mood hehe. #labilmodeon

Second. So.. my house had been renovated so long ago, like from the July of 2012 until June 2013. (Agak lupa juga sih sebenernya). Between those months me and my family had been renting a house not so far from my original house. Dan di sana juga banyak kenangan, dulu rumah kontrakkan gue dipake buat kerkol SKJ (feels like a long time ago:() dan pernah juga disamperin sama cowo gue tapi sebelum jadi pacar sih. Itu pun ga masuk,cuma di luar aja soalnya dia berdua sama temennya dan malu-malu gityu HAHA. A story for another time, maybe. Terus one thing yang ga dipindah adalah my piano tapi gue tetep les piano! Jadi during those times I'm renting a house, I had never learnt the piano. Ya gitulah ya intinya. Bahkan sampe pas gue ada konser piano itupun gue ga persiapan latian apa-apa! Dan hasilnya? Bener-bener ma-lu-ma-lu-in.

Tapi sekarang I've get back to my house, with a lot things had been upgraded but the sad thing is... my room gets A LOT smaller. Dan kamar gue dipindah, letaknya bukan di situ lagi. Luasnya dipotong setengahnya. Tapi sampai detik ini gue belom tidur secara tetap.di kamar itu karenaaa kamarnya belom ada AC:( padahal gue ga bisa banget tanpa AC:( sedih deh:(

Third. Tentang apa ya? FYI aja sekarang Amori udah kelas 7, masuk SMP yang sama kaya gue. My lil sis this year is going to go to elementary school! Yeay. So this year while I'm in high school, Amori in junior high school, ata in elementart school. Wuperb.

My dad is... a tech-geek nowadays, I think. I mean he always went to EC and browsed on the television and home theatre part, always asking the salesman about the qualities and such, but never get to buy one. Sampe kemaren akhirnya dia memberanikan diri  gitu beli some new techs. Good for him!

My mother? A bit of a gadgeek too. Dia beli hp baru udah beberapa bulan lalu tapi didn't know how to use it properly, so dia cuma make smartphonenya buat sms, telpon, facebook. Dan tiap hari kayanya dia nanyain gue terus cara makenya padahal udah dijelasin berulangkali. Mother and gadgets. :(


Fourth. Gue udah keterima di SMA RP, yeay! Udah beli seragam dll juga. Tapi bokap nyuruh gue buat nyoba di negri. Well bukan berarti gue gamau ke negri ya, cuma kayaknya aa something a little off di negri, dan kata anak-anak di situ juga gitu. Keuntungan di negri emang lebih banyak sih apalagi kalo gue mau ke universitas negri. Tapi puhleasee bukan berarti gue mendiskriminasi ya, cuma ga rela aja ngelepas swasta. Jadi sekarang llagi krisis banget dilema mau masuk mana. Doain yang terbaik ya. :(

I think that's all for now! Sorry for my lazyness and thank you for sticking with me (if any of you did it is lol). See you soon:*

-elsha-

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In english my journal

Mid-Test I

Hey :)
The mid test is going to happen on Monday, and I really am nervous right now.
So you see.. my daily exam score hadn't been satisfying so far. I even got the second remidial from some of them, and it's not only one or two. It's THREE in equal. Can you believe it? THREE SECOND REMEDIAL. How will my mid report going to look like? I will defiantly dissapoint my parents.

And now..

I'm opening my email with a religion text book on my left. Oh, also playing pottermore.com which can't be opened for about two weeks or so, and I rarely glancing at my text book. What will that do to my exam score later? C'mon Elsha stop playing for your report's sake!


At 1PM later I'm going to perform at stage on Ekalokasari Plaza. I can't practice the song (Which is quite simple actually, but still) at home because the instrument still stuck in a dusty room on my renovated home. Wish me tons of luck on my performance later!

That's it for now. Gotta go.

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In about me my journal

New Class

MySpace Hi! Baru sempet nulis sekarang lagi nih. Jadi mulai Juli kemaren aku udah masuk kelas baru *wink wink*. Awalnya ngira dan nyangka kelas gue itu pendiam bangeet, pasif, dan gak ada anak yang gokil + ngelawak. Pas itu juga masih banyak banget anak-anak yang kangen sama kelas asal mereka, pokoknya pada belum betah di kelas barunya deh. Hari pertamanya itu garing banget cuman dilewatin sama pemilihan organisasi n' ceramah-ceramah dikit dari wali kelas. Yah untung deh wali kelasnya bukan orang yang galak-galak atau tegas-tegas banget jadi masih bisa agak santai sama dia.
http://www.emocutez.com
Besoknya langsung mulai pelajaran dan tempat duduknya masih bebas. Gue kirain guru-guru bakal mulai dengan perkenalan dulu dan gak bakal langsung mulai pelajaran, tapi ternyata dugaan gue salah dan guru-guru malah langsung nyuruh buka buku. Gak cuman sekedar buka buku, PR pun udah dikasih setumpuk. Jadi anggepan gue sebelumnya yang bilang kalo di kelas 8 ini masih bisa santai juga salah. Malah katanya ini tingkatan paling berat selama di SMP
MySpace

Sekarang udah minggu ke berapa sekolah dan sejauh ini belum ada konflik di kelas gue. Beda banget sama kelas yang gue dapet dua tahun ke belakang yang baru beberapa hari udah ketemu konflik. Kalo di sini masih dalam keadaan aman sentosa, sehat walafiat, Tuhan memberkati, damai besertamu, dan sertamu juga.

Awkaaay abis itu beberapa temen gue berinisiatif untuk ngatur tempat duduk yang katanya bertujuan supaya kita bisa ngebaur lebih cepet. Soalnya kalo gak diharuskan untuk ngebaur pasti temennya bakal itu-itu aja dan endingnya pasti bakal bikin ngegank, satu hal yang gue benci di kelas gue tahun lalu. Akhirnya setelah dirembukin sama wali kelas, tempat duduk pun diatur jugalah. Dan yang ngatur itu adalah gue MySpaceyang berusaha berbuat seadil mungkin yang ternyata FAIL karena banyak juga yang protes dengan bantuan lah pastinya. Okehaha kita gausah ngebahas hal yang gapenting begini.

Terusss! Guru baru nya itu ada beberapa yang gagal ngajar, ada yang gak bisa ngajar, ada yang males ngajar dan hobinya ngasih PR setumpuk, pokoknya beragamgamgamgam. Dan hari sial gue itu hari Selasa kemaren tanggal 7 Agustus 2012, waktu gue misahin buku cetak & buku PR gue di dua tas yang beda. Jadi ceritanya gue juga ngebawa tas tengtengan gitu biar gak berat, berhubung pelajaran itu hari naudzubillah banyaknya. Tas itu udah gue bawa naik ke mobil pagi-pagi. Pas itu kita berangkatnya agak telatan, sekitar 15 menit sebelum jam masuk, dan bokap gue udah dalam posisi bad mood banget. Apalagi ada adek gue si Ata yang juga ikutan bikin rusuh gak mau sekolah. Yaa gitulah, pokoknya bad moodnya bokap nular ke gue juga.

Alhasil pas sampai di sekolah gue buru-buru turun aja gak sampe pamit-pamitan sama bokap, apalagi pas itu udah mau bel. Eeeh pas gue naik tangga baru gue nyadar kalo gue lupa bawa tas tengtengnya! Padahal itu isi buku cetak satu harian itu. Daan gue baru nyadar kalo pelajaran pertama B.I dan kedua B.Ing *ctarr* dan pas gue baru mau minjem ke kelas lain bel nya langsung bunyi.

Jadi hukumannya gue distrap di belakang buahahaha dalam hati gue udah nyesel sendiri kenapa hari itu gue apes banget.  MySpace

Yaudaaaah lah segitu doang maap kalo postingannya rada alay atau begimanaah. Emang lagi rada badmood nih gara" adek gue yg kelas 6 ini lagi frustasi ngerjain PR dan nyokap gue lagi marahin dia karena gak ngerjain PR dari awal. Eh adek gue malah ngancem nyokap gue kalo nyokap gue masih ngomel mulu nnt adek gue bakal ga lulus SMP dan nyokap gue langsung diem, aneh memang.

Itu aja yaaa ciao! MySpace

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In about me my journal

Holiday!

Hello fellas! So today is my second day of holiday!! 
Expectations : PARTY HARD ALL DAY! \m/
Reality : Sleeping.

~

Oke jadi jangan ngira gue tidur doang di rumah, ya walaupun gue emang cuma tidur-tiduran tapi seenggaknya gak setiap saat lah. Hahaha. Oke mau cerita dikit aja soal liburan yang baru sebentar ini. Jadi liburannya selama 1 bulan dan bokap nyuruh gue buat ngelakuin sesuatu yang berarti dan gak gitu-gitu doang. They expect something useful to me and what I do is watching movies all day.. haha.

Jadi rapot kemarin dibagi dan hasilnya gak terlalu memuaskan buat gue. Rankingnya masih sama kayak semester kemarin dan nilainya ada yang naik-turun, paling kecewa sih sama IPA gue. Seandainya dapet 1 poin lagi udah lumayan dpt 90 IPA gue :(

Nilai paling jelek PKn & Senbud, gue sih udah agak lebih lega karena bukan Mtk lagi nilai terendahnya. Hahaha tapi jelas belum terlalu puas karena tetep segitu-segitu aja ranking nya dan artinya gak dikasih hadiah :(

Okay I am naive. Bhaha.

Buat liburan ke depan semoga ada rencana yang seru buat ngisi liburan, walau udah ada beberapa tawaran di sana sini. Nanti bakal ada liburan bareng keluarga dan mantan kelas gue tercinta, sevenamazing, kelas yang labilnya gak nahan. Haha okey buat sekarang mungkin itu aja. Pray for me supaya nyokap&bokap berbaik hati mengijikan gue nonton Maroon 5! Yeah!

see ya later xx

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In about me my journal

Exam : Mid Semester Score


Haloo :D kemarin Jumat gue baru pembagian rapot bayangan tengah semester II. Hasilnya.... lumayan lah, walaupun gak bisa dibilang puas-puas banget .__.

Ranking naik walaupun cuma satu peringkat. Harapan gue adalah bisa naik lebih dari satu, kalau gak tercapai juga harus syukuri apa yang ada ya gak? Semoga aja semester lanjut bisa lebih bagus lagi, syukur-syukur ranking gak turun.

Nilai paling jelek? pelajaran mate lah. Nillai UH gue aja ga pernah jauh2 dari 70. Temen-temen gue dpt 90 semua. Malu nih >__,<

Harapan gue : semester II harus 5 besar! pray for me ya :)

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In celebrity music my journal

One Direction: Zayn Liam!

Hei! :D Hari ini gue mau bahas one direction lagi, soalnya makin ngefans aja sama mereka {}especially Liam Payne and Zayn Malik. Copyright gambar & teks nya bukan punya gue ya ^^


HOT :D



Nama: Liam James Payne
Usia: 17
Tanggal lahir: 29/08/93
Zodiak: Virgo
Home town: Wolverhampton
Film favorit: Ketiga film Toy Story
Selebriti yang disukai: Leona Lewis
Laki-laki yang disukai: Michael McIntyre
Fakta yang tidak kamu ketahui: Liam hanya punya satu ginjal
Suka: Kaus kaki selutut, PDAs, tertawa cekikikan, memekik, dan tato.
Tidak suka: Bersendawa, buang angin, menyumpah, kulit tan palsu, dan bling.


Liam adalah pacar yang setia dan loyal.
Ia akan memakai jeans dan T-shirt dalam kencan.
Tipe ceweknya harus agak gendut tapi diam dan sedikit malu.
Ia menyukai cewek yang menyenangkan dan selalu tersenyum.
Ia juga menyukai cewek berambut coklat dan pemalu.
Ia sudah pernah dipegang dibagian kemaluan dua kali. 
Jika ia melihatmu menangis, ia mungkin akan mau kencan denganmu.
Ia mempunyai sepasang pelurus rambut berwarna merah jambu.
Ia 'ayah' dari One Direction.



Best thing about being a boy? 
Well, it’s a man’s world!
Best thing about being in One Direction?

There is never a dull moment.
Best cure for One Direction infection?

Kiss Harry!
Favourite aftershave:

Paco Rabanne’s 1 Million.
Favourite grooming product:

Hair wax.
PJ’s, pants or nothing in bed?

Nothing!
Bath or shower?

Shower.
What mobile phone do you have?

I have a Blackberry, but I also have an iPod touch and an iPad.
What do you cuddle up to at night?

I scrunch myself up in the covers.
[Klik untuk sumber.]

Nama: Zayn Javadd Malik
Usia: 18
Tanggal lahir: 12/01/93
Zodiak: Capricorn
Home town: Bradford
Selebriti yang disukai: Megan Fox
Laki-laki yang disukai: Justin Timberlake
Warna rambut perempuan kesukaan: Coklat
Fakta yang tidak kamu ketahui: Ia merayakan ulang tahun ke 18nya  pergi ke Nandos bersama One Direction.
Suka: Tato dan sepatu stripper
Tidak suka: Punk, sendawa, keringat

Zayn adalah pacar yang loyal dan setia.
Ia akan memakai jeans, T-shirt, dan trouser dalam kencan.
Tipe ceweknya adalah tidak posesif dan harus bersikap tenang. Megan Fox bisa jadi pasangan idealnya.
Ia menyukai kaca.
Ia sebenarnya adalah 'bad boy'.
Ia TIDAK pacaran dengan Geneva Lane.
Ia agak pemalu.
Ia adalah Mary Poppinsnya One Direction.


Best thing about being a boy?
I get to date girls.
Best thing about being in One Direction?
All the free clothes and I get to do what I love everyday.
Best cure for One Direction infection?
There isn’t one.
Favourite aftershave:
Unforgivable by Sean John.
Favourite grooming product:
Hair wax.
PJ’s, pants or nothing in bed?
Pants.
Bath or shower?
Shower.
What mobile phone do you have?
I have an iPhone 4 and I have a Blackberry too, but I don’t use it. I like the iPhone better.
What do you cuddle up to at night?
Nothing not even my duvet!



Zayn & Malik forever! :D
(Well, I do love Zayn and Malik but it DOESN'T mean I don't like the others. They are all good, but my favourite is both. Overall I love One Direction!) 

PS: share me your thoughts :D

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In award celebrity info movie music

Kids Choice Award 2012 : SLIME!


Hei! Kemarin itu ada KCA 2012. Gue aslinya gak nonton karena gak tau bakal ada KCA pas itu, jadinya ketinggalan berita. Tapi untung ya ada internet jadi dengan cepat gue udh bisa nonton hampir semua nominasi dan pemenangnya :D

Kemarin itu sempet ngevote KCA di http://nickelodeon.com/. Kebanyakan sih ngevotenya asal aja, soalnya tujuan utamanya mau ngevote Taylor Swift & Taylor Lautner ;)

Nih kalau yang mau liat sepotongannya :


Hehehe <3

This is Lautner when he got slimed:

disadur: http://google.com/

One Direction on KCA (mereka nyanyi What makes You Beautiful :D)


Ini daftar pemenang KCA nya :

Favorite Movie: "Alvin and the Chipmunks: Chipwrecked"
Favorite Animated Movie: "Puss in Boots"
Favorite Voice from an Animated Movie: Katy Perry ("The Smurfs")
Favorite Movie Actor: Adam Sandler ("Jack and Jill")
Favorite Movie Actress: Kristen Stewart ("The Twilight Saga: Breaking Dawn, Part 1")
Favorite TV Show: "Victorious"
Favorite TV Actress: Selena Gomez ("Wizards of Waverly Place)"
Favorite TV Actor: Jake Short ("A.N.T. Farm")
Favorite Cartoon: "SpongeBob SquarePants"
Favorite Reality Show: "American Idol"
Favorite Male Athlete: Tim Tebow
Favorite Female Athlete: Danica Patrick
Favorite TV Sidekick: Jennette McCurdy
Favorite Butt Kicker: Taylor Lautner
Favorite Video Game: Just Dance 3
Favorite Book: "Diary of a Wimpy Kid" series
Favorite Song: "Party Rock Anthem" by LMFAO
Favorite Music Group: Big Time Rush
Favorite Male Singer: Justin Bieber
Favorite Female Singer: Selena Gomez

And then!! Ada tambahan, the First Lady in US, Michelle Obama, menganugerahkan "Help Award" buat Taylor Swift!! Oke dia gak menang apa-apa (kalah sama Selgom & LMFAO), tapi dapat penghargaan spesial udah pasti bangga banget lah <3 Katanya Help Award dikasih ke artis yang jasa dan sifat positifnya banyak ditiru anak-anak. Dan katanya nih Taylor Swift nyumbangin $750,000 buat korban tornado di The South. Dia juga aktif dalam menyumbang di The Make-A-Wish Foundation, St. Jude Medical Center, dan Habitat for Humanity.

Well I do feel proud of her :D congratulation!!

- Elsha xx

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In movie my journal

The Hunger Games



Heiii :)
Baru aja pulang nonton Hunger Games sama temen". Awalnya mikir Hunger Games ga seru, eh tapi abis ditonton ternyata...... gila bikin geregetan abis! Bener-bener disarankan buat nonton. Banyak juga adegan yang ngagetin, actionnya juga lumayanlah. Rate gw buat ni film... 4! :D

Sinopsisnya dikit ye, inti ceritanya aja. Jadi ada sebuah permainan yang dilakukan oleh Capitol yang melibatkan 12 distrik. Masing-masing distrik itu wajib mengirimkan dua peserta usia 12-18 thn cewek dan cowok buat diikutin. Permainan ini bakal ditayangin sebagai acara TV, dan di sini pesertanya 24 orang yang harus disisihkan sampe tinggal 1 org pemenangnya. Naahh sampelah kita di distrik 12, di sini ada seorang cewek namanya Katniss Everdeen (Jennifer Lawrence) umurnya 16 thn yang jago banget berburu dan memanah. Suatu hari dia pergi ke hutan buat manah rusa, tapi sayangnya diganggu oleh temen masa kecilnya yang namanya Gale (cakep banget gila Gale). Terus mereka kayak ngobrol-ngobrol gitu sambil berharap seandainya mereka gak tinggal di tempat mrk berada sekarang.

Besoknya itu waktu pemilihan siapa anak yg bakal ikut Hunger Games. Semua anak dikumpulin, terus disuruh baris satu-satu. Bahkan daftar buat ikutnya aja pake tes darah segala x__x Nah terus datanglah Effie Trinket (Elizabeth Banks) yang sebagai pendamping atau pengawas distrik 12 gitu lah, dia yang bertugas buat ambil undian nama siapa yang terpilih. Pas dia ngambil namanya, ternyata keluar nama Prim Everdeen yaitu adiknya Katniss. Prim terisak gak mau terpilih sementara anak-anak lain bergeser memberi jalan buat dia maju ke depan. Katniss yang sayang banget sama adiknya akhirnya mengajukan dirinya buat jadi sukarelawan wanita distrik 12, tentunya dengan larangan adiknya yang gak rela kakaknya harus berkorban demi dia. Tapi akhirnya Katniss maju ke depan di samping Effie. Lalu Effie mengambil undian nama yang cowok, dan keluarlah nama Peeta Mellark.

Sebelum pergi Katniss dikasih waktu 3 menit buat say goodbye sama adik dan nyokapnya. Prim meminta Katnis supaya menang, dan kata Katniss dia bakal mencoba buat menang. Waktu Prim n' nyokapnya keluar, si Gale masuk dan nyemangatin Katniss. Abis itu mereka dibawa naik kereta ke Capitol, di arena permainan nya, di mana semua orang bajunya aneh banget kaya menor-menor gitu x_x Di kereta mereka ketemu sama Haymitch Abernathy yang ngasih mereka saran gimana cara dapat sponsor yang bakal ngebantu mereka selama permainan. Terus dikasih tau kuncinya supaya dapet banyak sponsor yaitu dengan "membuat orang lain menyukaimu".

Sampai di Capitol mereka dimandiin dan ketemu sama perancang disainnya, Cinna. Singkat cerita si Cinna bikinin baju yang spectacular banget, warnanya hitam dan dibelakangnya dikasih api. Saat parade mereka menarik perhatian penonton karena mereka unik.

Kelanjutannya mereka diinterview sama pembawa acaranya, dan Katniss dijulukin "The Girl on Fire". Waktu Peeta di interview ketauan lah dia itu cinta mati sama Katniss.

Naah sisanya tolong ditonton yaa ;) adegan waktu mereka main itu bener-bener bikin deg-degan. Waktu mereka semua dikumpulin di tengah hutan, setelah dihitung mundur, langsung pada serang-serangan. Hasilnya baru di hari pertama udh 13 orang mati x_x

Gue terharu itu pas Rue, satu-satunya temen  Katniss dari distrik 11 meninggal kena panah. Emang sih orang yang memanah Rue itu dipanah balik sama Katniss, tapi tetep aja it's not worth it! Si Katniss nangis berapa saat, terus ngumpulin bunga buat Rhue. Mengharukan banget kakaaa :'(
Kalo yang kocaknya itu pas Peeta sama Katniss lagi di goa bawah tanah. Mereka ciuman, dan itu disaksikan seluruh pemirsa di manapun yang lagi nonton Hunger Games.. termasuk Gale. Lo harus liat ekspresinya si Gale!!! Wakakak "forever alone". Yang jelas pas itu satu theather 3 itu ketawa deeh hahaha
Yang bikin gue geregetan adalaah.. waktu si head gamemakernya itu selalu ngadain rintangan untuk ngebunuh Katniss! Tapi syukur deh semuanya bisa dilewatin, sampe pas si Cato yang hot banget itu mati dimakan 3 harimau.

Endingnya? Peeta n' Katniss sama-sama selamat dan mereka nyaris jadi pemenang berdua karena peraturannya itu sempet diubah di tengah jalan, yaitu dua orang bisa  jadi juaranya asal berasal dari distrik yang sama. Eeeehhh taunya tiba-tiba diubah, pemenangnya cuman boleh satu! Ya si Peeta sama Katniss kaget kan, terus dengan beraninya si Peeta bilang ke Katniss, "ayo cepat, bunuh aku saja" tapi si Katniss gak mau. Katniss ngeluarin blueberry beracun yang bisa ngebunuh, dan dia bilang ke Peeta kalo lebih baik mereka mati berdua aja supaya gak ada pemenangnya. Eh pas mereka mau minum itu, si game master nyuruh stop dan ngebiarin mereka berdua jadi pemenangnya :3

So sweet, mengharukan, bikin gregetan.... campur aduk jadi satu deh kalo udh ngomongin HG mah! Wajib banget nonton, kalo udh pada nonton kasih tau ae ya pendapatnya ;) terus kalo mau nyari yang paling HOT plus cakep itu si Gale dan Cato. Sesuwatu banget :3

That's all, sorry for the mistakes!

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

Search This Blog!

Diberdayakan oleh Blogger.