Tampilkan postingan dengan label my journal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label my journal. Tampilkan semua postingan

In kuliah my journal

Orang Tua dan PTN: Perjuangan Masuk Kuliah



Halooo. Gw mau ngomongin tentang 'parents', sebenernya ini topik masih berhubungan sama topik mau masuk kuliah, karena parents punya andil yg gede bgt dalam menyukseskan anaknya masuk perguruan tinggi.

Jadi..... gw tuh bisa dibilang anaknya nurut. "Daftar STAN!" kata bokap, hayu ajah. "Daftar PPKB!" kata nyokap, kuy ajah. "Daftar simak inter!" kata mereka, ho oh ajah. 

Sejujurnya awalnya gw gak ada kepikiran buat daftar itu semua. Di pikiran gw cuma coba SNMPTN dan SBMPTN, gak mikirin cadangan kalo gak keterima gimana. Iya anaknya emang suka resiko, suka bikin keputusan mendadak, gak suka perencanaan mateng. Hal yang bodoh sih karena nanti deket2 hari H bakal panik sendiri. One of my traits that I sincerely hate but couldn't seem to erase😩

Sewaktu gw mau daftar itu semua, di halaman web tata cara daftar, tertulislah biaya-biaya yang harus dibayar untuk pendaftaran. Dan ternyata itu gak sedikit, gile ya buat daftar aja sampe sejuta lebih. Ini gw rinciin kemana aja gw udah daftar beserta biayanya.

  1. STAN : 200.000
  2. PPKB : 700.000
  3. SBMPTN : 250.000
  4. SIMAK UI paralel : 400.000
  5. SIMAK UI internasional : 1.200.000 + tes TOEFL : 100.000
Kalo ditotal biayanya sekitar 3jutaan.

Nah itu baru daftar dan tes doang, belum tentu juga keterima. Jalur PPKB gw gak dapet, jadi sia2 sudah uang 700.000 yang ga sedikit itu. Tapi ya sudahlah ya namanya juga mencoba kan gak ada yang tau rejeki ada dimana. My parents juga gak protes soal biaya, waktu gw bilang "Tapikan ini mahal? Dan kemungkinan diterimanya kecil banget," Mereka cuma bales dengan "Ya gausah dipikirin, itu urusan mama papa."

Bersyukur banget sih punya parents yang sangat support segala sesuatu, yang excited nyari info buat anaknya kuliah, yang mau bareng-bareng mantengin laptop buat nentuin jurusan apa yang pas buat gw. Asal kalian tau, mereka selalu pengen banget gw ngambil IPC, walau katanya bagian IPS gak usah gw pelajarin dengan mengandalkan TKPA doang. Bokap gw ampe ngebet banget banget buat gw ngambil IPC, tapi selalu dan selalu gw tolak. Pertimbangan gw, gak bakal bisa tanpa gw belajar IPS juga, karena kan anak IPS jago TKPA plus menguasai Soshum juga. Jadi kansnya lebih kecil lagi. Mereka ngotot bilang kalo gw bakal bisa ngalahin anak IPS dengan nilai TKPA doang, tapi gw ga mau nganggep remeh. Akhirnya gak ada satupun jurusan IPS yang gw pilih. Gw yakin mereka kecewa, tapi tetep menghargai keputusan gw dan terus men-support pilihan gw. 

Mereka juga sangat suportif dalam urusan biaya. Seperti yang udah gw rincikan di atas, daftar-daftar sampai detik ini aja udah 3jt, dan ini belum termasuk ujian mandiri PTN yang bakal gw daftarkan setelah pengumuman SBMPTN (kalo amit2 gak keterima). 

Mungkin kalian yang ngelihat pilihan "Simak internasional" bakal mikir, wah kalo milih itu harus siap-siap biaya gede banget, pasti ortunya tajir! itu salah banget. My parents hanyalah pegawai biasa dengan gaji pas-pasan, tidak setinggi bos atau pengusaha. Beruntungnya nyokap gw itu sangat hemat orangnya, sampe dulu pas gw kecil ga dibeliin ini itu seperti anak lain dan gw sering ngambek. Katanya mending uangnya ditabung buat kuliah. Dulu gw benci banget kata "nabung buat kuliah" karena gw pikir kuliah tuh masih lama, toh gak ada salahnya ngabisin dikit. Maklum yah anak kecil😂 sekarang gw ngerasain imbas ke'pelit'an emak gw yang sangat sangat gw syukuri. 

Sebenernya gw juga merasa tidak enak karena membebankan biaya kuliah yang luar biasa ke my parents, terutama kalau nanti gw gagal di SBMPTN dan harus masuk jalur mandiri. Semua yang gw daftarkan punya uang masuk yang tidak sedikit, untuk UI paralel saja mencapai lebih dari 45jt untuk uang pangkal. Untuk UI internasional? Bisa 100jt hanya uang pangkal saja, dan nanti akan lebih besar waktu kuliah di luar negeri. Seandainya ikut jalur mandiri ITS juga uang pangkal 75jt harus sudah disiapkan. Di sini gw bukan mau menekankan kalau pilihan PTN gw mahal, tapi menekankan betapa parents sangat ingin lihat anaknya kuliah tinggi sampai rela mengeluarkan kocek yang wah bagi gw yang bukan berasal dari keluarga kaya ini. Betapa capeknya my parents pergi pagi pulang larut malam, desak-desakan di kereta Bogor-Jakarta supaya anaknya jadi orang sukses. Pengennya sih gw masuk SBMPTN aja (pilihan pertama kalo bisa hehehe) supaya gak perlu bayar sebanyak itu. Gak tega:""")

Jadi tak ada henti-hentinya gw bersyukur punya parents seperti mereka yang tiada duanya di dunia. Parents yang nganterin gw tes jauh ke Jakarta, rela nungguin berjam-jam sampe beres, gak nuntut gw untuk ngambil jurusan tertentu, mau bayar mahal demi gw kuliah, dan yang terpenting.... selalu mendoakan yang terbaik buat gw. Guys, apa pun yang bisa your parents kasih buat lo sekarang, yakinilah itu yang terbaik yang bisa mereka kasih. Menurut lo masih kurang, iya, karena lo bandingin dengan orang lain. Padahal kalo lo mau liat perjuangan your parents dikit aja lo bakal tau kalo itu didapat dengan susah. Semuanya demi lo bisa mewujudkan cita-cita.

Mah, Pah, doain anakmu ini sukses ya, entah di mana Elsha kuliah nanti. Elsha cuma mau banggain kalian dan bikin pengorbanan kalian gak sia-sia. Makasih udah mau membesarkan Elsha dengan sepenuh hati.


That's it for now!

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In my journal

Happy Christmas!



Hi guys! I'd like to wish you all a VERY MERRY CHRISTMAS! It's Dec 25th and no matter when you are reading this I'd let you know that it's christmas time🎅🏼 but BRUH i've just glanced at the clock and notice it was already over. But still tho. Anyway.

Reading my posts made me feel old.. I'm now a senior on my last year of high school and of school in general. Do you know the strange feeling of knowing that this same time on the next year you would already be on a entirely different condition? I'd already be a college freshman, no matter where I finally gone to, or maybe I'll have to wait a year (or more)? Only time will decide. And honestly, I'm freaking the hell out.

This year had been a strange one. I guess that's the word to describe it. I was losing and gaining friends, going through so much hard time at school, learning to adapt to new environments.. yet all of it made this year memorable. Idk what I'll write here next year probs around this time but I'm looking forward to it. 

Next time I'm writing hopefully I'll already be accepted at my dream university (OMG PLEASE LET THAT BE TRUE, GOD). And hopefully everything has already been resolved. The next 6 months I'm going to pass is gonna be very hectic, so I'm using this short holiday time to the fullest. Tomorrow I'll be flying to Medan for 2 weeks tho. Wish me luck!

Till' next time,

Elsha xx

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In my journal

2016 Resolutions

Omigod hi. Sorry for not updating in a long time even tho I've downloaded the blog app on my phone hoping it would remind me to update more often. Turns out it had no such effect. Doesn't matter tho because honestly nobody ever read this and even if they did that would probably be in a few years or so.

I know I always said this in my previous posts but I sincerely couldn't believe it's been 2016 already. I mean high school passed me by in no time at all suddenly I'm a freaking junior. Seems like yesterday I was just being oriented as a naive young freshman and a year from now I've got to leave this school? Thinking about the future and universities stuffs scares me, actually. 

For now I'm going to reminisce a few things before moving on to write my year's resolutions.. because I realized I haven't made one and better now before January ends and it'd be too late.

December 2015 there was this live in thingy when we had to live with the villager for 5 days. It was better than expected and was actually fun if only not for my burnt skin. Bruh I was A LOT darker now😒 thanks to wandering around in direct sunlight all the time there. 

I spent new years eve on our hotel room. So we were having a Djava Tour with my family and we literally didn't do anything to celebrate new year. Not even watching fireworks or going anywhere. We stayed at our comfy big hotel room, enjoying room service, the superfast wifi, and cabel TV since we don't own one lol. My family could be very udik at times.

But the tour was fun, I didn't get sick on the road surprisingly, and we bought lots of stuffs (yay). So that's that.

I feel like this year had went off to a great start with having my beyond expectation rapport and for once I was actually happy. Let's take a look at the resolutions then, shall we?

1. I'll be able to drive cars by the end of the year! This is my main goal and the list would be as good as failed if this goal couldn't be achieved.

2. Have my own KTP.

3. Increasing my rapport, meaning it doesn't have to be perfect, it just have to be increased. Even for a little.

4. Finally making up my mind about universities and apply to as many as I wanted. 

5. Lose weight! Omg yes. About time I'm using the gym membership to the fullest.

6. Finish a story. It's been too long and my wattpad story had actually been abandoned for years. Such a waste of 4K readers (back then).

7. Lulus ngawan! Lol it's not like I could fail or anything but still I want to take this seriously.

8. Make my own money. I'll be happy even for only 1000 rupiah if I earned it by hard work.

9. Continue studying German. FOR GODSSAKE ELSHA STOP PROCASTINATING.

10. Take chances!!!!!

11. Save money to buy presents bcs lots of people turn 17 this year.

I think that's about it for now. Tenkyu for simply being there💕

PS: here's a photo of the birthday boy who just turned 20 today. I know he got this a LOT but still, happy birthday!


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In my journal

Identity Crisis

Hi! It's supposed to be Halloween today but since our country didn't celebrate it so I guess it's just like any normal day. I am now writing this post to.. I don't know, help myself solve my own problems? Relieve the burden in myself? Whatever.

It had been my 16th birthday on October 9th.. And I must say that it was one of the best birthday I've ever celebrate. Early morning before school my family surprised me with a cake, then at school I got another surprise from moi freunden. The most important thing is that I was surrounded by people whom I loved and cared, people who mattered in my life actually remembered my birthday and celebrated it with me. I had three small celebration the first is at Lemongrass with my family, the second having pizza at home with my friends from church, and last dinner at Tier Sierra with schoolmates. I can't tell how grateful I am to have such people in my life and if they read this then know that I'm so thankful to have you in my existence.

Moving on..

I found myself in a major dilemma right now because I still don't know what I'll do in the future. I have no freaking idea about what I wanted to be, what major I'm going to take, and so on. My supposedly dream of studying in Germany had crushed 50% because I failed GI.. Such a shame I know, and my parents were blaming me for giving up. They say I'm too weak and so easy to surrender, that I'm such a pathetic child.. which is true in a way. I don't want to be weak. They were giving me lectures about how I'm such a disappoinment in our car before going to school, which resulting in me crying at school. I know right: I'm such a loser.

I saw people around me, people my age, who already have their shits together in envy. How come they could get their success at such a young age and have their life together already? People who already got accepted in their dream university, who already got scholarship, who have so many awards and stuffs.. Then I realize that I've been doing my teenage year wrong. I didn't do anything to have something that me and my parents could be proud of. I know there's a lot of chances I'm not taking, lots of things I should've done, and I regretted that. So from now on I promise, not only here but also for real, that I will take chances on whatever things life threw at me. I mean you only have one life better be sorry for risks I've taken than regretting not taking that in the first place.

As for my grade 11 score.. It was on fire. Literally. Not in a good way. I got C- for all of my Math exams, C for my Biology exam, and another C for physics. Nevermind chemistry, even thinking about how I failed that test made me wanna throw up. My scores are shit and if I couldn't keep it up now, then good bye forever for chances of going to Germany. That was my main goal and I already wasted half of my time not doing anything that will boost my chances. Dear God give me some motivations and help me through the rest of my high school life.. For I believe that if I put you in every things I did it would leave good results. I can't fix the mistakes I've made in the past but there's always the future.. which I can fix for the better.

OKAYYY that's it my pathetic piece of a post! Now I'm going to take a bath and go see my brother's little concert, then I'm thinking of applying to celfit since LOOK AT MY THIGHS ITS VERY FLABBY, AND DONT LET ME STARTED ON MY ARMS. I hope you're having much better condition than mine and if we're on the same page then know that I'M HERE FOR YOU BROS! WE'LL PROVE EM HOW STRONG WE ACTUALLY ARE! Yay thanks for reading and have a nice day!

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In my journal

Catching Up!

Heeyyyy to whoever you are reading my blog right now! What's up?

Since the last time I posted, udah banyak banget yg terjadi and I'm trying to make you catch up on all of the extraordinary things happening to me right now.

I'm a high school student now! *cue cheering sound*

No big surprise, rp lagi. Gue kaya ga bosen-bosen di RP dari TK, I mean it's been what 12 years already? Tiap hari selama 12x365 hari tujuan gue tiap pagi cuma RP. Ga pernah dapet suasana baru, ga pernah dapet asiknya kenalan sama kelas yang orangnya bener-bener stranger semua, ga pernah ngerasain jajanan sekolah lain, pokoknya gue serba missed out deh.

Not that I regret masuk RP, actually. Karena banyak bgt pengalaman gue di sini dari pait-paitnya sampe manis banget. Gue tambah tua tiap tahun di situ. Temen-temen gue di situ walaupun udah banyak yang minggat. RP tuh kayak saksi bisu 14 tahun kehidupan gue.

Ea mulai lebay.

Di SMA kesan pertama gue adalah, gila gurunya keren-keren banget. Cara ngajar mereka udah beda 100% sama di SMP. Ada yang ngajar kaya ga peduli siswa, ada yang telaten bgt ngajarnya, ada yang gabut banget, ada yang nerangin jelas banget, banyak tipe deh. Dan yang gue sadar adalah sebenernya nilai lo itu bergantung banget sama guru lo. Kalo dia tipe guru yg bodo amat sama muridnya, good luck on that. Lo bener-bener harus bagusin nilai tugas/ulangan lo, krn performance gabakal diliat. Begitu juga dengan guru gabut.

MOPDB kemaren? Keren bgt. Gue masuk gugus X-9 yang ternyata gampang dapet temen baru di situ, jd gue lumayan comfortable sih. Eh tiba-tiba dipisah lagi sesuai jurusan. Tapi tetep deh kelas gue yg skrg, x mia 6, gaada tandingannya💕 pas MOPDB kita musti masuk jam 5.55. Ada yel-yel yg masih membekas bgt sampe skrg. Dan NAME TAGnya ya Tuhan-_- sebuah perjuangan bangeett. Belom tugas-tugasnya kaya bikin karangan berapa lembar, bikin tulisan brp lembar, dsb. Intinya unforgettable deh ga akan nyesel masuk RP okey;) promosi dikit.

Selanjutnya, gue participate di pensi 2014 Recis: EXPLOSION! Hari gini gatau exp? Jadi itu sebuah pensi yang ada lomba-lombanya juga. Puncak acaranya pas closing di bulan Januari yg ada guest stars nya. Acaranya hacep bgt deh! Awalnya bingung mau divisi apa, semua kaya menarik, tp setelah discuss sm temen2 akhirnya sepakat mau masuk dana. Dikira divisi selow yah ternyata engga, di sini malah tugasnya paling berat karena setoran beuh bisa 2x lipat divisi lain. Tapi selama dijalaninnya enjoy pasti ga kerasa susahnya kok! Banyak bgt pengalaman yang bisa diambil di divdan mulai dari door-to-door, jualan di gereja, jualan pas istirahat di sekolah, belajar nyari barang apa yang bakal laku dijual, jaga stand, dll. Belom lagi kadiv-wakadiv yg baikbaik bgt hehe kadang tegas, tp pasti tujuannya baik ya kan. Love you divdan exp💓


Bulan Maret kmrn tanggal 25 something magical happens.. Yes ON THE ROAD AGAIN TOUR! I was so excited to finally see them!!! Ga papa kelas cuma di belakang yang penting noton ya gak? Itu juga gara-gara sama nyokap. Pas itu kita baru caw dari bogor jam 3:"( telat bgt sedangkan orang lain udah disitu dari jam 10. Nyampe GBK jam 7 lah bayangin dan harus muter cari parkir dulu jadi baru masuk gedungnya jam setengah 8. Okey<\3 yang penting dapet chance liat my beloved LIAM PAYNE!  Thank God for my mother's phone yg bisa zoom jauh bgt sampe mereka keliatan haha. My Liam keeps on spinning his microphone in the air yea my love. Kecewa gaada zayn.. Tapi pas itu gue mikir kalo mungkin si zayn lelah. Mungkin dia blm kuat mau tour. Mungkin dia masih break down. Never once I thought he would QUIT one direction! The feels, man. Ceritanya gue baru beres nonton konser dan lagi bermacet ria di mobil sama nyokap, literally baru ngerasa happy udah nonton konser mereka when gue buka twitter jam 00.05 to find out.. Zayn has officially left 1D! Imagine rasanya baru seneng2 terus dapet kabar itu. Mungkin lo pikir gue lebay tapi gue beneran cry di situ karena... Idk man its just so sad especially knowing the reason:( whatever he chose I wish the best for him and won't ever forget our beloved Bradford Bad Boy<



Teruuuus yang gue dan nyokap cita-citain dr dulu terwujud: les di GI! Haha itu udah nyokap gue rencanain dari gue SD kelas 1 kali ya, dia suka bilang "Ka nanti pas SMA kamu les di goethe aja, di jakarta naik kereta, biar ga susah masuk kuliahnya," dan masuk situ ga gampang guys! Gilaa ngantri aja ampe 500an orang-_- cerita deh ya. Awalnya gue udah janji ama temen gue buat masuk yang kuartal 4 taun 2014. Pendaftarannya bulan Oktober kan. Nah temen gue si Khisa udah ngantri dari jam 4 pagi dong bayangin, sedangkan bokap gue baru dateng jam 10:") alhasil Khisa dapet nomer antrian 18. Bokap gue?

520.

Udah lah hopeless bgt mau dapet kelas Sabtu kan ya. Tapi perjuangan tidak berakhir di situ ea. Bulan Januari, nyokap gue semangat 45 berangkat dari Bogor jam setengah 5, nyampe sana jam 5. Dapet nomer 53. Lumayan lah yaa. Dan itu tetep ga kebagian hari sabtu, bayangin! Sisa hari Minggu. Jadi gue ampe sekarang ikut yang hari Minggu, ngorbaningereja coba, tapi nanti kalo udah level atas mau pindah Sabtu. Ga enak juga ga gereja berasa ada yg kurang gitu azek. Jd kadang2 gue bolos les demi hal yang seharusnya utama: gereja. Ya mau gimana lagi coba elsha juga bingung:((

Apa lagi yaa? Sekarang lagi libur UN kelas 12. Abis ini ga ada libur lagi guyz:((( tapi sekolah tinggal kurang dari 2 bulan lagi, harus mangadh! Harus bisa naikin nilai kemaren yang kaya tai banget. Mana tugas numpuk banget buat abis liburan. Abis ini mau kerkol nih tapi gara2 mager banget jd sempetin lah ya nulis apa kek di sini kebetulan lagi pengen nulis, drpd galau nungguin dia yg drtd cuma ngeread chat doang ga dibales?

*kemudian baper*

That's all.. I think? See you when I see you, fellas❤️

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In my journal

Holiday?

Now is the time for hooliiidaaay!



Nah forget it. Dulu sih gue dengan semangat 45 menanti liburan setelah Ujian Nasional, tapi kenyatannya gak seseru yang dibayangkan. Seru sih, gue bisa bangun siang dan tidur sepuasnya, main apa aja yang gue mau, lakuin hal-hal yang gabisa gue lakuin selama kelas 9 semester 2 yang sibuk total, dan banyak bangeeett waktu luang gue sekarang. Tapi namanya otak pelajar sih kalo dikasih libur minta sekolah, dikasih sekolah minta libur, jadi ya bisa dibilang gue kangen sekolah.

Ga juga sih.

Ya intinya gue kangen temen-temen, kangen kelas, bahkan kangen guru-guru absurd, kangen jam istirahat, kangen makanan kantin yang ga berubah-ubah dari gue TK, kangen semuanya selain pelajaran.

Di samping itu gue juga lagi deg-degan karena hari Sabtu tanggal 14 Juni besok bakal pengumuman NEM! Mampus aja. Mana kemaren pas UN bener-bener jeblok blokblokblok banget di matematika dan pasti IPA gue ga jauh dari angka 7. Itu dua pelajaran yang paling gue khawatirkan pokoknya. Cuma bisa berdoa aja deh supaya hasilnya gak seburuk TO terakhir, hu hu hu.

My activities throughout this past weeks had been mostly around relaxing, really. Paling ke gereja buat latian ini itu, tapi selain latian juga gue cuma main-main yang mengakibatkn dimarahin papa karena kegiatan gue ga produktif banget. Tapi kalo dipikir-pikir, masa SMA kan gue gabisa main-main kayak gini lagi, jadi mumpung ada waktu sekarang lebih baik digunain sebaik-baiknya, ya gak?

OOT dikit. Gue lagi pengen nyelesain baca manga Kaichou wa Maid-Sama huhu ga ngerti kenapa malah jadi sering bacain manga ya? Pokonya usui takumi<3 nbsp="" p="">

Itu dulu deh yaa maap gajelas. cya!


Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

Search This Blog!

Diberdayakan oleh Blogger.